Daily Archives: April 17, 2017

Serangan As Terhadap Pemerintahan Suriah Sebagai Peringatan

Published / by amplifier

Serangan As Terhadap Pemerintahan Suriah menimbulkan berbagai reaksi dari berbagai Negara, dari Negara yang mendukung sampai Negara yang mengecam.

Belum lama ini, Amerika serikat melakukan serangan balasan ke Suriah yang mengarah kepada Pemerintahan Presiden Bashar al-Assad. Dalam serangan militer AS pada jumat subuh waktu suriah telah meluncurkan 59 buah rudal Tomahawk melalui dua unit kapal perang AS, USS Ross dan USS porter, yang siaga dilaut Mediterania dibagian timur. Ke 59 buah rudah tersebut di luncurkan secara terarah kearah  Landasan udara, pesawat tempur dan Pusat tempat pengisian bahan bakar yang berada dipangkalan udara Shayrat.

Serangan tersebut sebagai balasan serangan gas kimia beracun dikota Khan Shaykhun yang menewaskan 86 orang, pemerintah AS beserta Negara-negara lainnya menuduh Bashar Al-Assad dalang dari serangan gas kimia tersebut. Namun pemerintahan Suriah beserta sekutunya membantah atas tuduhan tersebut. Serangan Rudal diperintahkan langsung oleh Presiden Amerika serikat Donald Trump.

Seorang pemimpin bandar bola yang menggunakan senjata kimia dan bom barel untuk membunuh rakyat sendiri, sangat tidak bisa menjadi pemimpin masa depan. Inggris menginginkan Assad lengser dari presiden Suriah, namun Assad menolak untuk lengser dan Rusia sebagai Negara sekutu terpenting suriah terus melakukan dukungannya kepada Assad untuk melawan pemberontak.

Pro dan kontra terhadap serangan AS kepada pemerintahan Suriah

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengambil keputusan yang tepat dengan melakukan serangan militer yang terfokus dan hati-hati, namun atas apa yang dilakukan oleh AS terhadap Suriah menimbulkan pro dan kontra diberbagai Negara. Negara yang menjadi sekutu dari pemerintahan Suriah sangat mengecam terhadap serangan yang dilakukan AS, namun Negara yang mendukung justru memuji tindakan yang dilakukan presiden Donald trump.

Kemenlu Amerika Serikat menjelaskan bahwa serangan 59 rudal ke pangkalan udara di Suriah harus bisa dianggap sebagai sebuah pesan untuk Korea Utara maupun Negara lainnya yang telah melanggar norma internasional. Tidak lama setelah rudal ditembakkan, sejumlah Negara menyampaikan sikap terhadap aksi tersebut.

Mereka yang mengecam terhadap serangan tersebut melihat fakta jika serangan AS tidak melalui persetujuan dari Dewan Keamanan PBB, mereka berpendapat bahwa cara diplomasi masih mampu dilakukan. Begitu juga Indonesia yang prihatin, jubir kemenlu menyampaikan bahwa stabilitas dan perdamaian disuriah hanya dapat dilakukan melalui dialog.

Sedangkan Negara yang mendukung menilai bahwa aksi tersebut ditunjukan sebagai cara yang nyata dalam mengakhiri situasi di Suriah yang tidak menentu. Adapun Negara yang mendukung atas aksi militer AS tersebut ialah, Inggris, Albania, Australia, Kanada, Bahrain, Denmark, Estonia, Perancis, Jerman, Georgia, Israel, Jepang, Italia, Yordania, Kosovo, Kuwait, Spanyol, Latvia, New Zealand, Lithuania, Norwegia, Qatar, Polandia, Romania, Arab Saudi, Ukraina, Turki, Polandia, Uni Emirat Arab, Luksemburg, Nato dan Belanda.

Inggris menyatakan dukungannya terhadap keputusan AS meluncurkan serangan 59 buah rudal kepangkalan udara Shayrat yang menurut Donald Trump,disitulah tempat rezim perintahan Assad melakukan serangan gas kimia.

Tanggapan Negara sekutu Suriah terhadap serangan AS kepada Pemerintahan Suriah

Rusia merupakan Negara yang menjadi pendukung utama pemerintahan Suriah Bashar Al-assed, Rusia berperan penting terhadap pemerintahan judi bola Assad bahkan mendukung Assad dalam melawan pemberontak kepada pemerintahannya, selain Rusia, ada juga kota Korea Utara yang mendukung presiden Bashar al-Assed.

Korea Utara mengutuk tindakan AS sebagai tindakan yang tidak termaafkan sebagai Negara berdaulat. Korea Utara menganggap Suriah sekutu utama, bahkan pemimpin Korea Utara dan pemimpin Suriah telah bertukar pesan sebagai janji persahabatan dan kerja sama kedua Negara tersebut