Ridho Rhoma Meminta Untuk Proses Rehabilitasi Atas Kasusnya

Usai tertangkap dengan barang bukti berupa sabu-sabu, penyanyi dangdut Ridho Rhoma meminat rehabilitasi namun hal tersebut tidak berjalan bersamaan dengan proses hukum.

Dunia hiburan gempar setelah anak dari raja dangdut Rhoma Irama, Ridho Rhoma tertangkap dengan barang bukti berupa sabu dan positif mengonsumsinya. Pedangdut ini pun langsung meminta untuk menjalani rehabilitasi setelah diciduk oleh Polres Jakarta Barat. Namun Sulistyandriatmoko sebagai Kabag humas BNN mengatakan jika proses ini tidak dapat berjalan bersamaan dengan adanya proses hukum yang harus dijalaninya.

Ridho Rhoma Inginkan Proses Rehabilitasi

Beliau menambahkan jika seandainya kriteria persyaratan Ridho Rhoma memang memenuhi untuk bisa direhab, maka dia pun akan menjalani rehab. Namun menjalankan rehabulitas ini bukan berarti akan menghilangkan perbuatan pidana yang sudah dilakukannya karena memiliki barang terlarang yaitu narkoba dan menggunakannya. Beliau mengatakan jika Ridho tetap akan diproses secara hukum kemudian ditangkap atas pelanggaran pidana dan prosesnya akan berjalanan secara adil. Penjelasan yang diberikan adalah penahanan Ridho ini nantinya akan dilakukan di panti rehabilitasi dan bukan di dalam rumah tahanan sehingga Ridho dapat sekaligus menjalankan proses rehabilitasi.

Beliau juga menjelaskan bahwa selama ditahan, Ridho akan ditahan di tempat dirinya akan menjalani proses rehabilitasi sembari proses hukum tetap berjalan. Ini juga akan dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku sebab barang bukti yang ditemukan ternyata tidak melebihi satu gram. Jika lebih, maka proses pidananya juga lebih berat. Ini merupakan sebuah aturan resmi yang berasal dari SEMA atau kepanjangannya adalah Surat Edaran Mahkamah Agung nomor 04 tahun 2010. Di dalam SEMA ini, aturan menyebutkan jika seseorang yang kedapatan atau ketahuan membawa narkoba dengan berat yang dibawah satu gram, maka mereka harus direhabilitasi untuk dapat menyembuhkan pecandu.

Sulis mengatakan jika ini bukanlah hal yang aneh sebab ada regulasi yang tertulis dan arahnya menuju proses pemulihan sehingga pecandu dapat lepas dari kecanduannya dan juga terlepas dari jeratan narkoba ini. Tentunya ini merupakan sebuah hal yang mengejutkan bagi publik pasalnya yang tertangkap merupakan anak dari raja dangdut Rhoma Irama bahkan Rhoma juga pernah mengatakan wawancaranya untuk menghindari narkoba dan juga salah satu judul lagu yang dia miliki berjudul mirasantika. Ridho pun ditangkap di salah satu kamar hotel yang terletak di bilangan jakarta barat pada hari Sabtu 25 maret yang lalu dan ternyata Ridho sudah diselidiki bandar togel online kurang lebih sekitar 2 minggu.

Jeratan Pasal yang Melilit Ridho Rhoma

Setelah dilakukan penyelidikan mendalam dan intensif, maka polisi pun bergerak untuk menangkap Ridho ketika dirinya hendak masuk menuju mobilnya pada pukul 4 subuh. Ketika ditangkap, benar saja penyelidikan yang sudah dilakukan ini sebab Ridho mempunyai sabu dengan berat 0,7 gram dan barang bukti itu pun ditemukan langsung di jok depan kiri mobilnya. Setelah melakukan penangkapan, maka polisi pun akan langsung membawa Ridho untuk menuju pemeriksaan yang lebih intensif dan polisi pun secara langsung melakukan tes urin dan hasilnya ternyata Ridho positif menggunakan narkoba. Selanjutnya Ridho ditetapkan menjadi tersangka dengan jeratan pasal UUD.

Pasal yang menjeratnya adalah Pasal 112 ayat 1 subsider pasal 127 jo pasal 132 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2009 mengenai narkoba. Pemeriksaan psikologi pun akan dilakukan langsung di dalam kantor BNN Cawang, Jakarta Timur. Ini merupakan sebuah hal yang mengejutkan sebab Ridho memang tidak terlalu terdengar kembali namanya dan seolah menghilang. Namanya pun tenggelam dan tidak mampu setenar ayahnya yang diakui menjadi raja dangdut di indonesia sehingga publik pun terkejut jika Ridho ternyata dapat terjerat kasus narkoba ini yang merugikan karirnya.

Publik juga pasti masih mengikuti perjalanan dan proses hukum yang dilakukan oleh Ridho Rhoma ini hingga mengetahui kapankah Ridho akan menjalani proses rehabilitasinya.